> ## Documentation Index
> Fetch the complete documentation index at: https://docs.thunderphone.com/llms.txt
> Use this file to discover all available pages before exploring further.

# Set validasi: putar ulang giliran percakapan nyata sebelum deployment

> Ubah momen panggilan ThunderPhone nyata menjadi contoh validasi yang dapat digunakan kembali, tinjau perilaku yang diharapkan, putar ulang terhadap draf agen, dan tangkap regresi sebelum deployment.

Sebuah **contoh validasi** membekukan satu giliran agen dari panggilan nyata: percakapan yang mengarah ke giliran tersebut, audio penelepon yang relevan, tindakan agen yang sebenarnya, dan data acuan tentang tindakan yang seharusnya dilakukan. Memutar ulang satu set terhadap draf saat ini mendeteksi regresi tanpa melakukan panggilan lain.

Gunakan halaman **Set validasi** tingkat organisasi
(`/dashboard/validation`) untuk membuat dan meninjau dataset. Gunakan tab
**Validasi** agen individual untuk menjalankan set dan memeriksa riwayat proses.

## Tambahkan contoh dari riwayat panggilan

<Steps>
  <Step title="Pilih Tambahkan contoh">
    Pilih agen yang perilakunya harus divalidasi oleh contoh tersebut. Ruang kerja
    menampilkan hingga 25 panggilan terbaru non-simulasi untuk agen tersebut.
  </Step>

  <Step title="Pilih panggilan dan giliran agen">
    Baca transkrip, arahkan kursor ke giliran agen yang ingin Anda pertahankan, lalu pilih
    tindakan daftar periksa. Percakapan hingga giliran tersebut dan rentang audio penelepon
    akan disalin ke dataset validasi.
  </Step>

  <Step title="Tinjau ekspektasi">
    ThunderPhone membuat draf deskripsi perilaku yang benar. Edit agar
    spesifik dan dapat diuji, serta secara opsional edit respons contoh yang diterima
    dan panggilan alat yang diharapkan.
  </Step>

  <Step title="Simpan atau aktifkan">
    **Simpan draf** mempertahankan contoh dalam status **Perlu ditinjau**.
    **Simpan & aktifkan** menyertakannya dalam proses validasi mendatang.
  </Step>
</Steps>

Mempromosikan giliran yang sama dua kali akan menggunakan kembali contoh yang ada, bukan membuat
dua salinan.

## Jenis dan status contoh

Jenis menjelaskan alasan sebuah contoh dibuat:

| Jenis         | Penggunaan                                                                          |
| ------------- | ----------------------------------------------------------------------------------- |
| **Kegagalan** | Respons nyata yang menunjukkan perilaku yang ingin Anda cegah.                      |
| **Golden**    | Respons yang terbukti baik dan layak dipertahankan.                                 |
| **Manual**    | Kasus yang dikurasi secara manual dan tidak termasuk dalam kedua kategori tersebut. |

Status mengatur siklus hidup:

| Status               | Arti                                                               |
| -------------------- | ------------------------------------------------------------------ |
| **Perlu ditinjau**   | Data acuan masih ditinjau; tidak disertakan dalam proses.          |
| **Aktif**            | Disertakan dalam proses validasi.                                  |
| **Usang**            | Prompt telah berubah sejak contoh dibekukan; tinjau ekspektasinya. |
| **Tidak kompatibel** | Contoh tidak dapat diputar ulang dengan konfigurasi saat ini.      |
| **Diarsipkan**       | Dipertahankan untuk riwayat tetapi tidak disertakan dalam proses.  |

## Telusuri dan sempurnakan dataset

Filter dataset organisasi berdasarkan **agen**, **status**, atau **jenis**. Memilih
sebuah contoh akan menampilkan:

* Konteks percakapan yang dibekukan dan rentang audio penelepon yang dapat diputar.
* Panggilan sumber dan respons asli.
* Ekspektasi data acuan, respons lisan yang diterima, dan panggilan alat.
* Pemutaran ulang terbaru di samping perilaku asli dan yang diharapkan.
* Putusan terbaru dan penjelasan penilai, jika tersedia.

Pilih **Edit data acuan** untuk merevisi ekspektasi atau respons yang diterima.
Pilih **Putar ulang terhadap draf** untuk menguji hanya contoh tersebut tanpa memulai
proses penuh. Pemutaran ulang menggunakan draf agen saat ini, yang belum tentu merupakan
konfigurasi yang telah diterapkan.

## Jalankan set validasi

Dari tab **Validasi** agen, mulai proses untuk setiap contoh aktif. Setiap
contoh menerima salah satu putusan berikut:

* **Lulus** — respons memenuhi ekspektasi dan audio penelepon.
* **Peringatan** — respons dapat digunakan, tetapi satu pemeriksaan menemukan ketidakpastian.
* **Gagal** — respons bertentangan dengan audio atau tidak memenuhi perilaku yang diperlukan.
* **Dilewati** — audio penelepon yang diperlukan tidak dapat dimuat; tidak disertakan dalam
  penyebut tingkat kelulusan.
* **Error** — pemutaran ulang atau penilaian tidak dapat diselesaikan.

Ringkasan proses melaporkan jumlah lulus, peringatan, gagal, dan dilewati, tingkat
kelulusan, perkiraan biaya, serta regresi apa pun dari lulus menjadi gagal sejak proses
selesai sebelumnya. Hanya satu proses validasi per agen yang dapat aktif pada satu waktu.

## Deploy dengan bukti validasi

Saat agen memiliki contoh validasi, dialog deployment melaporkan apakah proses
selesai terbaru sesuai dengan draf saat ini. Anda dapat:

* Deploy dengan tingkat kelulusan dan jumlah regresi yang ditampilkan.
* Jalankan validasi terlebih dahulu jika tidak ada proses yang sesuai.
* Tetap lakukan deploy secara sengaja setelah hasilnya ditinjau.

Validasi adalah bukti dan pemeriksaan deployment, bukan pembagian traffic
produksi otomatis. Untuk perbandingan langsung, gunakan
[Eksperimen (pengujian A/B)](/id/guides/experiments-ab-testing).

## Otomatisasi API

[API Validation Sets](/api-reference/validation-sets) mencakup promosi
giliran, pengelolaan contoh, streaming audio yang dipin, replay individual,
proses batch, hasil proses, status saat deployment, dan ringkasan organisasi.
